The Aku Mampu program, which was initiated by DNetwork - Jaringan Kerja Disabilitas supported by YSEALI Seeds for the Future, has entered its second phase which focuses on the entrepreneurship theme, with the title "Aku Mampu Berbisnis". This program is in line with the increasing number of people with disabilities turning to entrepreneurship during the COVID-19 pandemic and considering the large opportunities in this field. DNetwork chose Femalepreneur Indonesia, an entrepreneurial learning forum with community members of more than 3,000 entrepreneurs throughout the nation, as a partner who provides modules and mentors to run this program.

In “Aku Mampu Berbisnis”, there are three main activities for people with disabilities who own businesses. First, the Zoom class which is divided into four sessions over two weeks. The four classes are themed; Entrepreneurial Mindset, Business Planning, Prototyping & Product Testing, and Marketing Through Text and Images. Second, online mentoring via WhatsApp where all participants are allowed to ask questions and consult about their business every evening for two hours. Third, the selection of the five best participants to receive intensive mentoring for business development and small grant as a business capital of Rp 2,000,000 each. Activities have started at the end of October 2020, attended by more than 70 business owners with disabilities, and will last until early December 2020.

In commemoration of International Disability Day, supported by the Financial Services Authority (OJK), DNetwork held several pieces of training for people with disabilities in the field of content writing, photography, and freelance career building training. Through this training, it is expected to improve the ability of people with disabilities in the digital world so they can compete in the digitalization era and can take advantage of online platforms for business development and promotion. By having proper content writing and photography skills, people with disabilities will be able to do it. This event took place offline and online from December 1 to December 10, 2021.

 

The face-to-face training started from December 1 to December 7 2021 at Annika Linden Center, Jalan Bakung Number 19 Denpasar Kesiman Kertalangu. This training, in collaboration between DNetwork and Annika Linden Center, conducted 3 days of photography training which was attended by 15 persons with disabilities from 1 December to 3 December 2021, followed by 2 days of content writing training which was attended by 15 participants as well. All participants who took part in the face-to-face training are domiciled in Bali and very enthusiastic about participating in the training to develop their skills in photography and content writing.

 

Three days webinar starting from December 8 to December 10, 2021, which discusses Creative with Mobile Phones, Social Media, and Freelance Job Opportunities for Disabilities. For three days this webinar was attended by 82 persons with disabilities from all over Indonesia, including participants who had attended face-to-face training from December 1st to 7th, 2021. We hope that after participating in these 3 webinar sessions the participants will have creative ideas in using mobile phones and social media for business development and have the knowledge to look for opportunities to work freelance so that they can compete in this digitalization era.

Gambar: Salah satu peserta sedang mencoba mock-up halaman website. Hal ini untuk memberikan informasi pada peserta tentang tampilan sebuah halaman website

 

Sudah pernah tahu tentang profesi content writer? Content writer adalah salah satu profesi yang saat ini sedang naik daun di dunia digital marketing. Tugas seorang copywriter adalah membuat atau menulis konten digital marketing yang digunakan untuk mempromosikan atau menginformasikan sesuatu. Profesi ini juga adalah salah satu profesi yang cocok digeluti Penyandang Disabilitas karena tidak memerlukan banyak mobilitas.

Tahun 2021 ini DNetwork bekerjasama dengan Suarise mengadakan pelatihan content writer untuk Netra. Salah satu pesertanya adalah Muhammad Sofwan Maulana Shaleh atau yang sering dipanggil Sofwan. Yuk simak ceritanya!

Sofwan mendapatkan informasi mengenai pelatihan Suarise melalui komunitasnya. Ia kemudian mencoba untuk mendaftar pelatihan tersebut dan mengikuti proses seleksi sampai akhirnya lolos menjadi peserta. Beberapa tes yang ia lalui diantaranya adalah penerjemahan konten dan juga tes kelancaran mengetik sepuluh jari.

Ia merasa senang karena banyak ilmu yang ia dapat meningkatkan kemampuan menulis, terutama untuk pembuatan konten dan pengelolaan sosial media. Hal ini ia rasa dapat menunjang karirnya nanti di dunia kerja. Ia juga merasa terfasilitasi penuh oleh para Mentor dari Suarise yang sudah terbiasa berinteraksi dengan Netra, sehingga keseluruhan program menjadi aksesibel untuk Sofwan.

Ia berharap kedepannya DNetwork dapat lebih banyak mengadakan pelatihan agar Penyandang Disabilitas dapat semakin meningkatkan kemampuan bersaing di dunia digital. Ia berharap program seperti ini juga dapat menjangkau mereka yang ada di pelosok.

Terima kasih Sofwan dan semangat berkarir!

Pelatihan content writer bersama Suarise akan dibuka lagi nih di tahun 2022! Tertarik?

Siapkan diri kamu untuk mendaftar programnya, ya! Silakan cek di website mereka www.suarise.com dan follow instagram mereka www.instagram.com/suariseid

Ada berbagai macam profesi yang ditekuni Penyandang Disabilitas secara profesional. Beberapa profesi ini kami perkenalkan lewat program Kenali Profesi dengan narasumber para penyandang disabilitas profesional di bidangnya. Seri Kenali Profesi ini saat ini telah berakhir, tapi kamu tetap bisa menyimak acaranya melalui siaran ulang.

Berikut kami rangkumkan dan juga bagikan link untuk sesi yang Kenali Profesi 4-7.

Kenali Profesi 4 - Akademisi dan Peneliti bersama Dr. Arina Hayati, S.T., M.T. dan Dr. Antoni Tsaputra, S.S, MA.

Ibu Arina dan Bapak Antoni adalah dua akademisi dan peneliti yang juga berfokus pada penelitian dan advokasi pemberdayaan penyandang disabilitas di bidang akademi yang didalami. Pada webinar kali ini beliau berdua menceritakan kisah mereka dalam menempuh pendidikan dan juga perjalanannya dalam meniti karir sebagai akademisi dan peneliti. Silakan tonton disini: https://web.facebook.com/1435646463325981/videos/310623903921946

Kenali Profesi 5 - Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) bersama Annisa Rahmania dan Dendy Arifianto

Annisa Rahmania adalah seorang Tuli yang saat ini berkarir di Kementerian Perhubungan sebagai Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN). Beberapa tugas yang dilakukan Nia diantaranya mengurus persuratan, desain media visual, dan juga advokasi. Dendy Arifianto, seorang Tunanetra, saat ini aktif bekerja sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil. Ada banyak hal yang ia ceritakan, termasuk diantaranya pentingnay bersosialisasi, profesional, dan berintegritas di dalam pekerjaan. Silakan tonton disini: https://web.facebook.com/1435646463325981/videos/150760847090469

Kenali Profesi 6 - Petugas Call Centre bersama Arrohma Sukma dan Ani Handayani

Arrohma bekerja sebagai petugas call centre di Bank Mandiri Jogjakarta. Di kesehariannya ia melayani pelanggan melalui telpon dari berbagai daerah di Indonesia. Lain halnya dengan Ani Handayani yang bekerja di bank BTPN di Kota Semarang. Ia lebih banyak melayani pelanggan melalui media tertulis seperti e-mail, chat, ataupun sosial media. Silakan tonton disini: https://www.youtube.com/watch?v=CVzJnYWgwgk&t=37s

Kenali Profesi 7 - Wirausaha Kuliner bersama Adhika Prakoso dan Aryani Sri Ramadhani

Adhika membuka kedai Kopi Tuli karena keinginnannya untuk memberikan wadah bagi komunitas Tuli untuk berinteraksi sekaligus menyalurkan kesukaannya terhadap kopi. Begitu kuga dengan Aryani, seorang Tunanetra yang memiliki hobi memasak dan membuka usaha Ayam Gepreka Petukangan. Mereka berdua membagikan berbagai tips bisnis di dunia kuliner mulai dari pemasaran sampai keuangan. Silakan tonton disini: https://www.youtube.com/watch?v=gaykdmNjDEA

 

Ada 3 sesi lainnya mengenai Kenali Profesi. Silakan baca di tautan berikut https://www.dnetwork.net/news/kenali-profesi-mereka-yang-berdedikasi-dan-profesional-ni-nengah-widiasih-blindman-jack-bang-dzoel.html